
SIAK, pentingbanget.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Siak meluncurkan skema pemberdayaan baru melalui Program Pola Usaha Produktif. Langkah ini diambil untuk mengubah mindset bantuan sosial yang umumnya bersifat konsumtif menjadi penciptaan kemandirian ekonomi. Melalui program ini, para mustahik tidak sekadar menerima kucuran dana, tetapi juga dibekali pelatihan, keterampilan, dan pendampingan intensif agar mampu mengelola serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Apresiasi terhadap langkah BAZNAS Siak ini disampaikan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Siak, Siti Sarifah. Menurutnya, edukasi serta pendampingan menjadi kunci utama agar bantuan modal yang diberikan memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi penerima manfaat.
“Kegiatan seperti ini sangat penting dan positif. Masyarakat bukan hanya diberikan bantuan, tetapi juga diberikan pengetahuan, keterampilan, dan pendampingan agar mereka mampu mengembangkan usaha yang dimiliki secara mandiri,” ujar Siti di Aula Kantor KUA Kecamatan Siak, Selasa (8/9/2026).
Siti Sarifah menekankan bahwa muara dari program pemberdayaan ini adalah menciptakan kemandirian ekonomi yang dimulai dari skala rumah tangga. Dengan pembekalan yang tepat, para peserta diharapkan makin percaya diri dan terampil mengelola bisnis mereka.
“Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat bisa benar-benar berdaya dan mandiri. Dimulai dari keluarga, kemudian berkembang di lingkungan, dan nantinya memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat Kabupaten Siak,” lanjutnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan agar program produktif ini tidak berhenti sebatas seremonial pelatihan semata. Kehadiran pendampingan di lapangan secara berkala dinilai krusial agar ilmu pengelolaan usaha yang didapat benar-benar bisa diterapkan dalam aktivitas bisnis harian.
“Program seperti ini tidak berhenti hanya pada kegiatan pelatihan. Harus ada keberlanjutan dan pendampingan, sehingga apa yang sudah diberikan benar-benar bisa diterapkan dan menghasilkan usaha yang produktif,” tegasnya.
Menutup arahannya, Siti memberikan suntikan semangat bagi para penerima manfaat agar pantang menyerah dan berani mengambil langkah dalam merintis usaha. Ia optimistis program ini bakal melahirkan banyak pelaku usaha baru yang tangguh dari kalangan mustahik.“
Jangan takut untuk memulai, jangan cepat menyerah, terus belajar, terus berusaha, dan manfaatkan kesempatan yang sudah diberikan dengan sebaik-baiknya,” tutup Siti. (TI)



