Kejutan Reshuffle! Prabowo Copot Purbaya, Resmi Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Baru

Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya
Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya

JAKARTA, pentingbanget.com – Istana Kepresidenan kembali membuat gebrakan mengejutkan di awal pekan ini. Di tengah dinamika ekonomi global yang serba tidak pasti, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendadak melakukan perombakan strategis (reshuffle) di salah satu kursi paling krusial dalam Kabinet Merah Putih. Jabatan Bendahara Negara kini resmi berpindah tangan. Prabowo secara resmi memberhentikan Purbaya Yudhi Sadewa dan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru.

Pelantikan yang berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (14/9/2026) ini didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 97p Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029.

Tepat sekitar pukul 15.00 WIB, Suahasil Nazara yang tampil berwibawa mengenakan setelan jas hitam pekat lengkap dengan kopiah, hadir didampingi sang istri untuk mengambil sumpah jabatan tertinggi di Kementerian Keuangan tersebut.

Sumpah Jabatan dan Saksi Para Elite Kabinet

Di bawah sorotan kamera media dan tatapan para elite politik, prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Suasana Istana mendadak hening saat Suahasil menirukan sumpah suci yang dibacakan oleh Kepala Negara.

“Demi Tuhan saya berjanji. Bahwa saya akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab, kiranya Tuhan menolong saya,” ucap Suahasil dengan lantang dan mantap.

Momen bersejarah ini tidak hanya disaksikan oleh Presiden, tetapi juga dihadiri oleh deretan menteri koordinator dan pejabat teras negara. Tampak hadir dalam barisan tamu VIP antara lain Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, Menko Pangan Zulkifli Hasan, hingga Menko PMK Pratikno.

Tak ketinggalan, tokoh-tokoh kunci di sektor keamanan dan hukum seperti Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala BIN Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, hingga Wakapolri Komjen Dedy Prasetyo turut menjadi saksi transisi kepemimpinan di Kemenkeu ini.

Reshuffle Kilat: Pergantian Kedua dalam Setahun

Penunjukan Suahasil Nazara ini menjadi sorotan tajam para pengamat ekonomi dan politik. Pasalnya, ini merupakan pergantian jabatan Menteri Keuangan yang kedua kalinya dalam kurun waktu yang sangat singkat di era pemerintahan Prabowo Subianto.

Jika ditarik mundur, Purbaya Yudhi Sadewa—yang baru saja dicopot—sebenarnya baru menjabat selama satu tahun usai dilantik pada 8 September 2025 lalu untuk menggantikan posisi srikandi ekonomi, Sri Mulyani Indrawati. Keputusan kilat Istana untuk kembali merombak posisi puncak ini mengindikasikan adanya kebutuhan mendesak akan sosok teknokrat murni yang sudah benar-benar hafal seluk-beluk dapur keuangan negara.

Bukan ‘Anak Baru’, Ini Rekam Jejak Mentereng Suahasil Nazara

Bagi kalangan pasar modal dan pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan, sosok Suahasil Nazara jelas bukan orang asing. Pria kelahiran 23 November 1970 yang memiliki darah keturunan etnis Nias dari sang ayah, Hanati Nazara, dan ibunda bernama Upik ini, adalah seorang teknokrat tulen dengan curriculum vitae yang bikin geleng-geleng kepala.

Sebelum akhirnya didapuk menjadi Menkeu, Suahasil merupakan “orang nomor dua” andalan di kementerian tersebut. Ia telah dipercaya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) melintasi dua rezim pemerintahan, yakni sejak era Kabinet Indonesia Maju di bawah Presiden Joko Widodo (sejak 25 Oktober 2019) hingga dipertahankan di Kabinet Merah Putih era Prabowo (dilantik kembali pada 21 Oktober 2024).

Latar belakang akademisnya sangat solid. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) dari Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1994, lalu terbang ke Amerika Serikat untuk meraih gelar Master of Science (M.Sc.) dari Universitas Cornell pada tahun 1997. Tak puas sampai di situ, gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) sukses diraihnya dari Universitas Illinois Urbana-Champaign pada tahun 2003. Karier akademiknya pun berujung pada pengukuhannya sebagai Guru Besar (Profesor) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI pada Oktober 2009.

Sebelum merambah level menteri, Suahasil sudah malang melintang mengurusi kebijakan publik. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Demografi FEB UI (2005-2008), Koordinator Pokja Kebijakan di Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan atau TNP2K (2010-2015), hingga puncaknya didapuk sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu pada Oktober 2016. Pengalaman panjang merumuskan kebijakan fiskal inilah yang diyakini menjadi alasan kuat mengapa Presiden Prabowo akhirnya mempercayakan kunci brankas negara ke tangannya.

Kini, publik dan pelaku pasar tentu menaruh harapan besar. Di tengah target pertumbuhan ekonomi yang ambisius dan berbagai program strategis pemerintah yang membutuhkan pendanaan jumbo, mampukah Suahasil Nazara meracik strategi fiskal yang tidak hanya aman bagi APBN, tetapi juga ramah bagi dompet rakyat? (TI)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *