
GAYO LUES, pentingbanget.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues, Provinsi Aceh, tengah menggencarkan kampanye kemandirian ekonomi bagi warganya. Alih-alih hanya mengandalkan pekerjaan sebagai buruh, masyarakat didorong untuk memaksimalkan lahan pribadi agar bisa menjadi sumber penghasilan utama keluarga.
Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menegaskan bahwa potensi pertanian di wilayahnya masih terbuka sangat lebar. Dukungan tanah yang subur membuat Gayo Lues cocok untuk pengembangan berbagai komoditas unggulan bernilai jual tinggi, seperti jagung, serai wangi, kopi, getah pinus, hingga kakao.
“Kita semua harus menciptakan semua kepala keluarga di Gayo Lues menjadi manajer di usahanya sendiri, jangan menjadi buruh di lahan orang lain,” tegas Suhaidi di Gayo Lues, Rabu (9/9/2026).
Fokus utama Pemkab Gayo Lues saat ini adalah mengaktifkan kembali “lahan tidur” atau tanah kosong yang selama ini dibiarkan terbengkalai oleh pemiliknya. Pemkab secara khusus menyoroti penanaman kopi dan kakao karena ketersediaan lahan yang masih luas dan tingginya permintaan pasar.
Untuk merealisasikan program ini, pemerintah daerah memastikan tidak akan lepas tangan. Masyarakat yang memiliki lahan namun terkendala modal dan pengetahuan diimbau untuk segera mendaftarkan diri ke dalam kelompok tani setempat.
“Jika masyarakat memiliki lahan tidur yang selama ini tidak difungsikan, bisa dimasukkan ke dalam kelompok. Nanti akan dapat bantuan pembibitan kopi, biaya tanam, pupuk, dan lain sebagainya,” jelas sang Bupati.
Guna memantik semangat warga, Bupati Suhaidi turut membagikan kisah sukses seorang pemuda daerah yang baru saja menerima penghargaan pada momen perayaan HUT ke-81 RI.
Pemuda tersebut berhasil mengelola sekitar 1,5 hektare perkebunan kopi secara produktif. Hasil dedikasinya tidak main-main—ia kini mampu meraup pendapatan hingga Rp300 juta per tahun setiap kali masa panen tiba.
Menurut Suhaidi, pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa sektor agrikultur bisa menjadi sumber penghidupan yang sangat menjanjikan apabila dikelola dengan konsisten dan berkelanjutan. Pemkab berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat ini dapat membuka jalan baru menuju kesejahteraan ekonomi keluarga di Gayo Lues. (TI)



